IMG-LOGO
Artikel Desa

KETAHANAN PEREMPUAN DI MASA PANDEMI

Create By 30 December 2020 6300 Views
IMG

Pemerintah Desa Ngablak bekerjasama dengan TP-PKK dan Kader kesehatan Desa Ngablak telah mengadakan Pelatihan kader perempuan untuk ketahanan Keluarga di saat pandemi Covid-19 pada Hari Selasa- Rabu 29-30 desember 2020 di Gor Desa Ngablak.

Pelatihan ini di danai melalui APBDesa tahun 2020. Peserta dari pelatihan ini terdiri dari Anggota TP-PKK,Kader Kesehatan, KPM,dan kader Posyandu di Desa Ngablak

Ketua TP-PKK < Fatmiyatun) dalam sambuatannya : Kader perempuan harus bisa memberikan semangat kepada warga di masa pandemi ini sehingga masyarakat desa Ngablak bisa menghadapi dengan tabah , sabar dan tawakal, yang pasti kehidupan yang sudah baik ini, lebih ditingkatkan lagi menjadi terbaik .

Penyuluh Agama Islam dari KUA Srumbung ( Ibu Martini SHI ) menyampaikan :

Membangun Ketahanan Keluarga di Masa Pandemi

1. Membangun psikis, mental, spiritual lebih positif thingking

2. Membangun Ekonomi di tinjau dari Agama lebih bersyukur dan  Iklas

3. Kembali ketujuan awal Nikah dengan tujuan Sakinah Mawadah Warohmah yang di landasi dengan Alquran Surat Ar rum ayat 21 yaitu prinsip - prinsip dasar berumah tangga

4. Memper kokoh 4 pilar pernikahan

- Berpasangan

- Janji yang Kokoh

- Memperlakukan pasangan dengan baik

- Musyawarah dalam keluarga

5. Pandemi dijadikan momentum menyelamatkan diri dan keluarga lebih dekat kepada Allah

Skala pioritas dalam kebutuhan adalah kebutuhan Fisik dan non Fisik

Andie Wibowo dari petugas Kecamatan Srumbung Menyampaikan: Pengelolaan Keuangan Desa Berperspektif Gender

Menurut Permendes Nomor 13 tahun 2020 Skala pioritas pembangunan tahun 2021 diantaranya adalah keterlibatan perempuan dalam membangun Desanya, bentuk keterlibatan diantaranya; Perenpuan harus dilibatkan sejak perencanaan pembangunan diantaranya pada waktu Musdus, Musrenbangdes ataupun Musrenbangcam .Sehingga sebagai kader perempuan mengetahui alur dari pembangunan Desa, Banyak program Perempuan yang masuk Skala pioritas diantaranya, Oprasional Posyandu, Pencegahan Stunting, Oprasional TP-PKK, dan pemberdayaan lainnya.